Berikut adalah resensi sebuah buku yang dipinjam dari
universitas negeri Yogyakarta. Tugas ini sebagai syarat kelulusan ujian TIK.
Judul : Tokoh-Tokoh Muslim Paling Berpengaruh di Dunia
Nama penulis : Hayu Ardi Damarastri
Nama penulis : Hayu Ardi Damarastri
Nama penerbit : Bio Pustaka
Tempat terbit : Yogyakarta
Tahun terbit : 2008
Harga buku : -
Jumlah halaman (Tebal Buku) : 122 halaman (7,5 mm)
Kertas yang digunakan : HVS
Warna sampul / cover : coklat-hitam
Ringkasan (Ikhtisar buku) :
Buku
ini berisi cerita sejarah dan biografi tokoh-tokoh muslim. Di dalamnya berisi
sebelas tokoh yang diceritakan. Tokoh –tokoh ini masuk ke daftar jajaran 100
tokoh dunia yang dianggap paling popular karena telah merubah dunia, menjadi
lebih baik atau lebih buruk, yang setiap tahunnnya diselenggarakan oleh majalah
Time. Kesebelas tokoh itu
diantaaranya : Anwar Ibrahim, Muqtada Al Sadr, Baitullah Mehsud, Ashfaq Parfez
Kayani, Shekh Mohammed Al Maktoum, Madeeha Hasan Odhaib, Dr. Mehmed OZ, M. D.,
Khaleed Hosseini, Ali Al-Naimi, Al Waleed bin Talal bin Abdul Azizi Al Saud,
Muhammad ‘MO’ Ibrahim.
Anwar
Ibrahim adalah Wakil Perdana Menteri Malaysia merangkap menteri keuangan.
Beliau sangat menentang ketidakaadilan. Beliau mampu menyatukan 48 organisasi
dari berbagai aliran dan bangsa. Beliau mendirikan sekolah swasta. Dalam
pemerintahan beliau memntingkan konsep syura’ (musyawarah). Beliau juga berpendapat
bahwa ide lebih penting dari kekuasaan. Namun, perjalanan karirnya tidak mulus.
Beliau sempat dipenjara terkait kasus korupsi dan sodomi. Kemudian setelah
bebas beliau kembai aktif di bidang politik. Beliau menjadi penasihat Partai
Keadilan Rakyat dan mengajar di beberapa universitas.
Muqtada
Al Sadr adalah tokoh syiah yang mampu menyebabkan Presiden Walker Bush seakan
kebakaran jenggot. Beliau ketua pasukan Al-Mahdi. Kelompok ini dikenal paling
gencar melakukan perlawanan terhadap pasukan koalisi Amerika. Nama Muqtada
mulai melambung karena retorika- retorikanya yang ssangat antikependudukan
asing.
Baitullah
Mehsud adalah orang yang berani menentang Perdana Menteri Pakistan Benazir
Bhutto. Menurut Mehsud, Benazir Bhutto memihak kepada Amerika Serikat. Bahkan
beliau pernah dituduh membunuh Benazir Bhutto. Beliau dikenal sebagai pemimpin
Gerakan Taliban Pakistan.
Ashfaq
Parfez Kayani diamanahi sebagai Kepala Staff Militer Pakistan. Beliau orang
yang disiplin dan serius. Juga digambarkan sebagai orang sosok intelektual yang
selalu berhati-hati kalau berbicara.
Shekh
Mohammed Al Maktoum erat hubungannya dengan gedung pencakar langit yaitu Burj
Dubai. Beliau adalah penguasa Dubai juga Perdana Menteri Uni Emirat Arab.
Beliau mampu memajukan Dubai yang dulunya hanyalah kerajaan kecil. Diawali
dengan mendirikan Dubai haoldings, penerbangan, Burj Al Arab, dll.
Madeeha
Hasan Odhaib, wanita Irak (Distrik Karada) yang dijuluki “Bunda Theresia dari
Baghdad”. Pada Maret 2003, beliau terjun langsung membantu pengungsi-pengungsi
akibat serangan Amerika Serikat di Karada. Beliau wanita tangguh dan pemberani
yang memiliki daya semuh bagi penderitaan bangsa Irak.
Dr.
Mehmed OZ, M. D. adalah dokter nomor satu di Amerika. Beliau dikenal berkat
cara pengobatan yang dilakukannya, yaitu mempertemukan antara cara pengobatan
barat dan timur. Beliau adalah dokter bedah juga penulis buku, konsltan
kesehatan hingga artis film.
Khaleed
Hosseini adalah penulis novel best seller
yakni The Kite Runner yang juga
merupakan karya pertamanya. Beliau adalah seorang ahli penyakit dalam yang juga
mahir menulis.
Ali
Al-Naimi seorang Menteri Perminyakan dan Sumber Mineral Arab Saudi. Beliau
dikenal cukup kuat mengontrol keran minyak dunia. Tak jarang keputusannya ikut
memengaruhi naik turunnya harga minyak dunia.
Al
Waleed bin Talal bin Abdul Azizi Al Saud adalah pangeran arab. Beliau cucu dari
pendiri Kerajaan Arab Saudi, Raja Abdul Aziz Al-Saud. Meskipun kehidupan beliau
sudah sangat nyaman, beliau tak mau hanya tinggal diam di istana. Beliau
memulai bisnisnya sendiri dari nol. Hingga beliau menjadi orang yang sangat
kaya. Bahkan beliau memiliki istana seharga US$ 100 juta yang merupakan istana
termegah di Arab Saudi.
Muhammad
‘MO’ Ibrahim adalah penyelenggara program pemberian penghargaan brnama The Mo Ibrahim Prize for Achievement In
African Leadership. Penghargaan yang kemudian disebut dengan The Mo Ibrahim Prize ini adalah sebuah
program social yang mirip dengan nobel prize. Bedanya ini hanya untuk pemimpin
di Afrika, dan jumlah uang yang diberikan sangat fantastis.
Keunggulan buku : kertas yang digunakan adalah kertas HVS, jadi tidak mudah rusak. Cover menarik.
Kelemahan buku : Gambar foto tokoh hitam putih.
Penilaian terhadap buku : Buku ini sangat menarik dan sangat
menambah wawasan apabila dibaca.
Buku ini cocok dibaca oleh remaja maupun orang tua.
Situs-situs
web UNY: