Youtube

https://www.youtube.com/channel/UCxN1EYpHWR_SJdzBMtTyQeg

Minggu, 26 Desember 2021

PENELITIAN GROUNDED

 

PENELITIAN GROUNDED

Penelitian grounded merupakan prosedur kualitatif yang bersifat sistematis untuk menghasilkan dan mengembangkan suatu teori yang menjelaskan suatu proses, Tindakan, kejadian, atau interaksi terkait topik yang bersifat substansif berdasarkan data tertentu

Mengapa sistematis?

Karena prosedurnya mencakup proses terurut yang meliputi pengumpulan data, identifikasi kategori, perhubungan antara kategori, dan membentuk suatu teori yang menjelaskan proses.

Apa yang dimaksud teori?

Teori merupakan penjelasan terhadap bagaimana dan mengapa suatu hal (proses, kejadian, tindakan, atau interaksi) dapat berlangsung sebagaimana mestinya.

Grounded teori digunakan ketika peneliti hendak:

  • Membangun konsep
  • Meneliti suatu proses
  • Menjelaskan tindakan
  • Menjelaskan interaksi

Karakteristik grounded theory

  • Pendekatan proses
  • Pemilihan sampel secara teoretis
  • Analisis data komparatif secara konstan
  • Kategori (atau tema)
  • Pembentukan teori
  • Memo

Isu-isu etik dalam penelitian grounded theory berkaitan dengan:

  • Privasi
  • Persetujuna partisipan
  • Kerahasiaan identitas partisipan
  • Pemalsuan/penipuan data
  • Keselamatan peneliti dan partisipan

Langkah-langkah penelitian:

  • Menentukan kesesuaian desain dengan masalah penelitian
  • Mengidentifikasi proses penelitian
  • Memperoleh izin dan akses terhadap partisipan
  • Melakukan pemilihan sampel secara teoretis
  • Mengkode data
  • Menggunakan selective coding dan mengembangkan teori
  • Memvalidasi teori : untuk membuktikan teori masuk akal dan akurat
  • Menuliskan laporan penelitian

Beberapa kriteria untuk mengevaluasi laporan

  • Kredibilitas
  • Orisinalitas
  • Kebermanfaatan
  • Pentingnya konsep
  • Kelogisan hasil dan kedalaman pembahasan
  • Keinovatifan

PENELITIAN ETNOGRAFI

 

PENELITIAN ETNOGRAFI

 

Penelitian etnografi merupakan prosedur penelitian kualitatif untuk mendeskripsikan, menganalisis, dan menginterpretasikan pola dalam suatu budaya (perilaku, keyakinan, bahasa, ritual, struktur ekonomi dan politik interaksi, tahapan hidup, gaya komunikasi) dalam kelompok masyarakat yang berkembang dari waktu ke waktu.

Intinya, etnografi itu menemukan pola. Biasanya agak lama, karena peneliti turut terjun di lapangan, mengamati

Kapan menggunakan penelitian etnografi?

Desain etnografi dapat digunakan oleh peneliti ketika:

  • Pengkajian atau penelitian terhadap suatu kelompok dapat menyajikan pemahaman terhadap isu yang luas
  • Memiliki akses terhadap kelompok
  • Akses yang dimiliki cukup lama sehingga peneliti dapat membangun “rekam jejak

Jenis Desain Etnografi:

  • Etnografi konvensional : laporan pengalaman lapangan peneliti
  • Life history : studi terhadap seorang individu yang berada dalam konteks kultural dari hidupnya
  • Auto Etnografi : refleksi diri dari sekelompok individu dalam konteks kulturalnya
  • Mikro etnografi : studi yang berfokus pada aspek spesifik dari suatu kelompok dan setting kultural
  • Novel etnografis : karya fiksi yang focus terhadap kultural kelompok
  • Etnografi kritis : terhadap kelompok terpinggirkan dan mengangkat isu kekuasaan dan wewenang
  • Etnografi feminis : studi terhadap anita dan aspek kultural yang menindas mereka
  • Etnografi pos modern : memvalidasi masalah yang ada di masyarakat, baik sosial maupun ekonomi
  • Studi kasus etnografis : mengenai kelompok, kejadian, aktifitas, atau proses dalam perspektif kultural
  • Etnografi realis bersifat objektif dan ditulis secara sistematis

Tiga jenis desain etnografi

  • Etnografi realis : deskripsi objektif, peneliti menggunakan sudut pandang orang ketiga dan melaporkan hasil observasi. Tidak mencampuradukkan dengan refleksi
  • Studi kasus : lebih fokus ke kasus (program/kejadian/aktivitas) kultural dalam system terbatas. Kasus sendiri dibagi mennjadi tiga (berdasarkan tujuan): studi kasus intrinsik, studi kasus instrumental, dan studi kasus kolektif
  • Etnografi kritis : etnografi yang berfokus untuk memberikan pembelaan terhadap emansipasi (persamaan hak) kelompok-kelompok yang terpinggirkan dalam masyarakat/ untuk memerangi ketidakadilan dan dominasi. Contoh: privilege untuk siswa dengan karakteristik tertentu

Karakteristik utama penelitian etnografi

  • Tema-tema kultural
  • Kelompok dengan budaya yang sama
  • Pola perilaku, keyakinan, dan Bahasa yang sama
  • Pekerjaan lapangan
  • Deskripsi, tema, dan interpretasi
  • Konteks atau latar yang melingkupi kelompok kultural
  • Refleksi peneliti

Sifat-sifat yang musti dimiliki peniliti dalam melakukan penelitian etnografi:

  • Terbuka, trasparan
  • Menjaga privasi
  • Bertanggung jawan, tidak mengarang data
  • Menjaga sikap
  • Memberi “timbal balik” meski hanya sokongan moral
  • Sadar potensi negatif penelitian terhadap populasi tertentu

Langkah-langkah penelitian etnografi

  • Identifikasi tujuan, jenis desain dan mengaitkan terhadap masalah penelitian
  • Mengurus perijinan
  • Mengumpulka data
  • Menganalisis dan menggunakan prosedur yang sesuai
  • Menuliskan laporan

Topik 6 Aksi Nyata PSPI

  Topik 6 Aksi Nyata Perspektif Sosiokultural dalam Pendidikan Indonesia Nama          : Maghfiroh Izza Maulani NIM             : 230809...