PENELITIAN
GROUNDED
Penelitian grounded merupakan
prosedur kualitatif yang bersifat sistematis untuk menghasilkan dan
mengembangkan suatu teori yang menjelaskan suatu proses, Tindakan, kejadian,
atau interaksi terkait topik yang bersifat substansif berdasarkan data tertentu
Mengapa sistematis?
Karena prosedurnya mencakup proses
terurut yang meliputi pengumpulan data, identifikasi kategori, perhubungan
antara kategori, dan membentuk suatu teori yang menjelaskan proses.
Apa yang dimaksud teori?
Teori merupakan penjelasan
terhadap bagaimana dan mengapa suatu hal (proses, kejadian, tindakan, atau
interaksi) dapat berlangsung sebagaimana mestinya.
Grounded teori digunakan ketika peneliti
hendak:
- Membangun konsep
- Meneliti suatu proses
- Menjelaskan tindakan
- Menjelaskan interaksi
Karakteristik grounded theory
- Pendekatan proses
- Pemilihan sampel secara teoretis
- Analisis data komparatif secara konstan
- Kategori (atau tema)
- Pembentukan teori
- Memo
Isu-isu etik dalam penelitian
grounded theory berkaitan dengan:
- Privasi
- Persetujuna partisipan
- Kerahasiaan identitas partisipan
- Pemalsuan/penipuan data
- Keselamatan peneliti dan partisipan
Langkah-langkah penelitian:
- Menentukan kesesuaian desain dengan masalah penelitian
- Mengidentifikasi proses penelitian
- Memperoleh izin dan akses terhadap partisipan
- Melakukan pemilihan sampel secara teoretis
- Mengkode data
- Menggunakan selective coding dan mengembangkan teori
- Memvalidasi teori : untuk membuktikan teori masuk akal dan akurat
- Menuliskan laporan penelitian
Beberapa kriteria untuk mengevaluasi
laporan
- Kredibilitas
- Orisinalitas
- Kebermanfaatan
- Pentingnya konsep
- Kelogisan hasil dan kedalaman pembahasan
- Keinovatifan